Jumat, 22 September 2017

Pemko Dumai Gelar Pasukan Antisipasi Karlahut

TOPRIAU,DUMAI - Pemerintahan kota Dumai, melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Bina Karuna Siak 2017 Antisipasi Penanganan Karhutla diwilayah Kota Dumai, Kamis (10/08/2017)  dihalaman Eks Kantor Walikota Dumai Jalan H.R. Soebrantas Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur.1

Turut hadir dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Bina Karuna Siak 2017 dan Apel Kesiapsiagaan Dalam Rangka Penanganan Karhutla diwilayah Kota Dumai tersebut Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting SIK MSi yang diwakili oleh Waka Polres Dumai Kompol Dhana Ananda Syahputra SH SIK MSi, Walikota Dumai H. Zulkifli AS, Laksa Angkatan Laut Dumai, Kasdim 0320 Dumai, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kota Dumai, Kasat Pol PP Kota Dumai, Kepala BPBD Kota Dumai, Seluruh Camat dan Lurah Jajaran Pemerintah Kota Dumai, perwakilan Perusahaan se-Kota Dumai, Masyarakat Peduli Api (MPA), Pemadam Kebakaran (Damkar), Manggala Agni, para Pejabat Utama Polres Dumai dan seluruh tamu undangan lainnya.

Walikota Dumai, zulkifli as selaku Pimpinan Upacara dalam amanatnya menyampaikan, adapun maksud dan tujuan diadakannya Apel ini adalah dalam rangka menyamakan langkah, serta menyatukan tekad untuk saling bahu-membahu dalam menanggulangi bencana asap akibat kebakaran di Kota Dumai.

“Seperti yang diketahui bersama, Karlahut di Kota Dumai telah menyebabkan kerugian yang tidak sedikit, baik material maupun immaterial.  Belum lagi jika kita hitung kerugian-kerugian lainnya seperti kerugian lingkungan dan juga terjadinya konflik satwa dengan manusia karena kebakaran lahan dan hutan berakibat satwa-satwa tersebut lari dari habitatnya menuju lahan pertanian dan perkebunan,” terang Walikota Dumai.

Lanjut Walikota Dumai, menjaga lingkungan agar tetap sehat merupakan Amanat UUD 1945. Dalam UUD 1945 Pasal 28H Ayat (1) berbunyi ”Setiap Orang Berhak hidup Sejahtera Lahir dan Batin, Bertempat Tinggal dan Mendapatkan Lingkungan Hidup Yang Baik dan Sehat serta Berhak Memperoleh Pelayanan Kesehatan”. Apabila lingkungan sehat, hutan mempunyai manfaat yang lestari, jika tidak terjadi pencemaran maka kita sendirilah yang akan menikmati kehidupan yang nyaman dan sehat. Sedangkan apabila lingkungan rusak, hutan hancur maka kita sendiri pulalah yang akan menderita.

“Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak baik Pemerintah Kota Dumai, Swasta dan Masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan amanat Inpres Nomor 16 Tahun 2011 tetang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang telah menginstruksikan kepada 15 Kementerian/Lembaga termasuk Gubernur dan Bupati/Walikota untuk melakukan tugas pengendalian kebakaran hutan dan lahan diwilayahnya masing-masing. Sehingga pada kesempatan ini, saya mengajak kepada Seluruh Jajaran, Instansi Pemerintah, Swasta, dan segenap masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan kita dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena sebagian besar kondisi lahan di Kota Dumai berupa gambut yang potensial menyebabkan kebakaran akan meluas secara cepat dan menimbulkan kabut asap,” ajak Walikota Dumai.

Khusus kepada para penegak hukum, lanjut Walikota Dumai, agar lebih fokus untuk melakukan penyelidikan, penyidikan dan upaya hukum pada kasus pembakaran hutan dan atau lahan, sehingga dapat memberikan efek jera bagi para pelaku pembakar hutan dan lahan. Kepada Manggala Agni yang merupakan karyawan dan masyarakat dibawah binaan Kementerian Kehutanan yang sudah sejak dini melakukan upaya pemadaman di kawasan hutan maupun lahan agar terus ditingkatkan dan tetap bersemangat. Pelibatan masyarakat secara menyeluruh termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah dibina oleh para pihak pemangku kepentingan untuk selalu melaksanakan patroli dan membantu pemadaman agar dapat menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Melalui apel ini sekali lagi saya menghimbau kepada seluruh unsur yang hadir, baik Pemerintah, Swasta, maupun Masyarakat agar secara bersama-sama dapat bekerja lebih keras, cerdas, dan tuntas untuk dapat melakukan kegiatan pemadaman, patroli dan mensosialisasikan seruan/larangan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan dan hutan, serta upaya-upaya lain yang produktif yang dapat mengurangi dan mencegah terjadinya pembakaran lahan dan hutan. Tak hanya berusaha bekerja lebih keras, marilah kita semua tetap berdoa semoga Allah memberikan Rahmat kepada kita semua dengan menurunkan hujan yang bermanfaat dan dapat menghentikan kabut asap,” pungkas Walikota Dumai.

Kegiatan diakhiri dengan pemeriksaan alat-alat pemadam oleh Walikota Dumai didampingi seluruh undangan yang hadir. (TR/Dekatra)