Berakhirnya Kontrak Chevron di Tahun 2021. Amby; Kita Harus Bisa Mengolahnya

TOPRIAU,PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Suhardiman Amby, meminta agar Presiden RI tidak memperpanjang kembali kontrak PT Chevron Pacific Indonesia di Riau, karena sudah saatnya dalam negeri yang mengolah minyak yang ada di Riau. Pasalnya, Kontrak PT Chevron tersebut akan berakhir tahun 2021.

 

"Sudah 72 tahun Chevron mengeruk kekayaan minyak bumi di Riau. Kita ingin sebelum minyaknya habis, kita harus bisa mengolahnya," kata Suhardiman. Jumat (9/3)

 

Selanjutnya, pengelolaan SDA Riau ini bisa dilakukan oleh BUMD di Riau. Dengan bekerjasama dengan BUMN, maka pengelolaan bisa lebih dirasakan manfaatnya bagi daerah dan negara.

 

"Selama ini Riau hanya dapat 16 persen dari pendapatan kotor Chevron. Pendapatan ini setelah dikurangi biaya operasional dan lain-lain," ungkap Politisi Partai Hanura.

 

Suhardiman berharap dengan melibatkan BUMN juga, pengelolaan akan semakin baik dibanding hanya dikelola oleh BUMD. Pengelola nantinya bisa mencari sumber-sumber minyak baru dengan bekal teknologi yang dimiliki saat ini.

 

Bahkan, ia meyakini dengan dipangkasnya biaya operasional, serta penemuan sumber baru, pendapatan dari sektor minyak bumi ini akan semakin meningkat.

 

"Kita juga bisa bekerjasama dengan asing, namun tetap yang kelola kita sendiri," tutup Suhardiman. (TR)

 

Sumber; Cakaplah.com