Perkuat Kinerja Satgas Karlahut Helikopter Bell 412 Milik LHK Tiba di Pekanbaru

TOPRIAU, PEKANBARU - Helikopter Bell 412 milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) baru saja tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Heli ini nantinya akan bergabung dengan tim Satuan Tugas Kebakaran Lahan dan Hutan (Satgas Karlahut) di Riau.

Sebelumnya, satu heli jenis Bell 430 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terlebih dahulu sudah datang dan telah mulai dioperasikan Tim Satgas Katlahut. Bedanya, jika Bell 430 diperuntukan hanya untuk patroli, sementara Bell 412 untuk water boombing namun bisa juga kebutuhan patroli.

"Baru saja tiba, kalau sebelumnyakan Bell 430 milik BNPB sudah dioperasikan, sekarang Bel 412 milik Kementerian LHK. Kami berterima kasih atas perhatiannya kepada Riau," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Ahad (25/3/18).

Heli Bell 412 yang baru saja tiba ini, hari ini sedang diurus perizinanya. Besok diharapkan sudah bisa dioperasikan untuk kegiatan water boombing.

Ada pun untuk kapasitas penampungan air setiap water boombing mencapai 800 liter. Meski terbilang tidak sebesar kapasitas penampungan air seperti heli lainnya.

Namun sudah cukup untuk melakukan penanggulangan, sebelum datang heli berbadan lebih besar seperti Kamov yang saat ini sudah berada di Perawang untuk dirakit. Helikopter buatan Rusia ini sendiri sebelumnya diangkut menggunakan kapal.

"Kapasitas air yang dibawa untuk water boombing 800 liter. Memang tak sebesar Kamov yang mencapai 5 ribu liter. Tapi cukuplah, ini kita ibaratkan sebagai pertolongan pertama, menjelang datangnya heli Kamov yang sedang dirakit di Perawang, sebelumnyakan diangkut pakai kapal," jelas Sanger.

Ada pun helikopter Sikorsky yang juga diperuntukan untuk penanggulangan Karlahut di Riau belum tiba. Namun diperkirakan dalam waktu tidak lama, akan segera dengan Tim Satgas Karlahut bergabung seperti halnya Bell 430 dan Bell 412.(MCR)