Karyawan RAPP, Donor Darah sebagai Gaya Hidup

TOPRIAU,PANGKALAN KERINCI - Puluhan Karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) telah menjadi donor darah sebagai gaya hidup mereka. Secara berkala mereka mendonorkan darah demi membantu sesama.

 

Hal tersebut juga dirasakan Darul Arifin sejak beberapa tahun lalu, bahwasanya donor darah sebagai gaya hidup. Ia rutin mendonorkan darahnya dalam donor darah missal ke-55 yang diadakan oleh Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks, Sabtu (4/8). Darul sendiri telah 15 kali melakukan donor darah sejak ia bekerja RAPP.

 

“Awal ingin donor darah untuk bantu persediaan darah. Tapi saya juga terus cari info mengapa saya harus donor darah. Ternyata donor darah sangat bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya untuk mengganti sel-sel darah baru,” ungkap Darul.

 

Selain itu, ia juga sering mendapatkan pesan berantai jika banyak orang yang membutuhkan darah karena stok darah kurang di berbagai rumah sakit. Atas dasar itu, ia selalu rutin mendonorkan darahnya.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Pelayanan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pekanbaru, dr Dian K Singgih mengatakan persediaan darah yang dibutuhkan oleh PMI saat ini sekitar 5000 hingga 6000 kantong darah. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat kesadaran masyarakat terhadap kesehata saat ini sudah baik.

 

“KDD Riau Komplek ini sangat membantu persediaan darah PMI Pekanbaru. Kami salut atas niat yang mulia pendonor yang merupakan karyawan, keluarga karyawan RAPP, dan warga sekitar,” tutur Dian.

 

Ketua KDD Riau Kompleks, Nurul Azmi mengatakan donor darah massal kali ini telah berhasil mengumpulkan sebanyak 854 kantong darah yang berasal dari karyawan, keluarga karyawan, kontraktor, dan warga Pangkalan Kerinci.

 

“Donor darah yang diselenggarakan KDD ini bukan mengejar prestasi berapa kantong darah, tetapi untuk membantu sesama manusia yang membutuhkan darah,” pungkas Azmi. (TR/Rls)