Kamis, 24 Januari 2019

Sulit Dijangkau, Petugas Kesulitan Evakuasi Harimau di Inhil

TOPRIAU, TEMBILAHAN - Hingga Jum'at (16/11/2018) petugas gabungan masih kesulitan mengevakuasi Harimau Sumatera yang terjebak di bawah ruko milik masyarakat di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Tim dari BBKSDA Provinsi Riau bersama aparat setempat dan masyarakat masih mencari cara, untuk mengeluarkan hewan buas tersebut dari kolong ruko yang cukup sempit dan sulit dijangkau oleh tim gabungan.

"Kemarin sempat dibius, tapi kondisi medannya sangat sulit untuk dievakuasi, karena di kolong itu sempitkan. Tiang pondasinya besar dan banyak kayu pancang. Jadi dia keburu siuman," kata Camat Pulau Burung, M Yusuf.

Guna memudahkan proses evakuasi terhadap hewan yang dilindungi itu, lanjutnya, tim terpaksa membobol lantai ruko dengan persetujuan pemiliknya.

Kendati demikian, tim juga harus bekerja cepat dan teliti agar Harimau Sumatera tersebut bisa keluar dalam keadaan selamat setelah dibius.

"Pemilik tidak keberatan menjebol lantai tokonya, asal sudah dipastikan titik Harimau Sumatera itu berada. Tim bekerja dengan waktu dan kondisi medan yang sulit, untuk mengeluarkan harimau selama biusnya belum habis," terangnya.

Seperti banyak diberitakan sebelumnya, Harimau Sumatera ini terjebak dan bersembunyi di bawah ruko milik masyarakat di Kilometer 00 Desa Pulau Burung pada Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mengetahui ada hewan buas yang masuk di lingkungannya, aparat dan masyarakat setempat memasang perangkap dan jaring di sekeliling lorong ruko agar Harimau Sumatera tersebut tidak dapat melarikan diri atau membahayakan masyarakat sekitar.(TR/MCR)