Hingga November 2018 Lahan Terbakar di Riau Mencapai 5.776 Hektar

TOPRIAU, PEKANBARU - Kepala Pelaksana BPBD Prov. Riau H. Edwar Sanger, SH., M.Si Kamis (29/11/18) mengatakan bahwa sejak Januari hingga November 2018, lahan yang terbakar di Riau seluas Lahan Terbakar ± 5.776,46 Ha.

Dari 5.776,46 ha luas lahan yang terbakar tersebut adalah Rohul seluas 99 Ha, Rohil seluas 1.985.35 Ha, Dumai seluas 512.25 Ha, Bengkalis seluas 576.95 Ha, Meranti seluas 963.56 Ha.

Kemudian untuk daerah Siak seluas 157.25 Ha Pekanbaru seluas 52.6 Ha, Kampar seluas 127 Ha, Pelalawan seluas 266.5 Ha, Inhu seluas 576 Ha, Inhil seluas  458 Ha dan Kuansing seluas  2 Ha.

Untuk perkembangan penyidikan, Edwar Sanger mengatakan untuk tahap penydikan ada 17 kasus. Yaitu di Siak 1 kasus, di Rohil 3 kasus di, Dumai 3 kasus, di Pelalawan 3 kasus, di Rohul 2 kasus, di inhu 3 kasus, di Inhil 1 kasus dan Meranti 1 kasus.

"Untuk penyidikan Tahap I sudah ada 1 kasus. Yaitu di Rohil sebanyak 1 kasus. Sedangkan kasus yang P21 masih nihil. Untuk penyidikan tahap II ada 11 kasus. Yaitu di Inhil 1 kasus, Pelalawan 1 kasus, Dumai 3 kasus, Bengkalis 2 kasus, Rohul 1 kasus, Rohil 2 kasus dan Kampar 1 kasus," terangnya.

Disinggung jumlah tersangkanya, Edwar Sanger mengatakan, sejauh ini sudah ada 35 orang tersangka. Untuk tersangka yang di tahan di Rutan Polri terdapat 22 tersangka. Terdiri dari kasus di Pelalawan 3 orang, Rohil 6 orang, Siak 1 orang, Dumai 3 orang, Inhu 3 orang, Inhil 2 orang, Meranti 1 orang dan Rohul 3 orang.

"Kasus yang sudah diserahkan Ke JPU (Tahap II)  ada 13 org tersangka. Terdiri dari : Inhil 1 orang, Pelalawan 1 orang, Dumai 3 orang, Bengkalis 2 orang, Rohul 1 orang, Kampar 1 orang dan Rohil 4 orang. (TR/MCR)