Kamis, 24 Januari 2019

Sekolah Direndam Banjir, Siswa di Inhu Tetap Jalani Ujian

TOPRIAU, RENGAT - Banjir di Indragiri Hulu yang terus naik,  berdampak juga pada bidang pendidikan. Beberapa sekolah terendam akibat tingginya debit air,  aktifitas belajar yang mulai terganggu,  terlebih saat ini siswa sudah memasuki tahap ujian semester ganjil.

Salah satu contoh,  SMP Negeri 5 Rengat yang berada di Kampung Pulau Rengat.  Aktifitas belajar mengajar tetap dilaksanakan,  bahkan SMP yang dipimpin Nurhayati ini tetap melaksanakan ujian,  meskipun halaman sekolah sampai ruang kelas sudah terendam banjir.

"Ini sudah berlangsung selama lima hari dan air terus naik.  Hari ini (Selasa 11/12) air sudah setinggi lutut orang dewasa,  ungkap salah seorang guru SMP 5 Rengat," kata Riduan Razak.

Menurutnya,  siswa tetap melaksanakan ujian meskipun dalam keadaan kelas banjir. Ujian dapat berjalan dengan lancar,  siswa pun tetap tenang dengan kondisi tersebut,  apalagi ujian sedikit dipercepat pelaksanaannya satu hari dari sebelum jadwalnya.

Dikatakannya,  untuk menghibur siswa dan kebijakan kepala sekolah dilaksanakan lomba lomba seperti lomba sampan dan juga lomba menangkap bebek di air dengan memanfaatkan air banjir dan siswa cukup antusias mengikutinya.

Menurut guri bahasa Inggris ini,  banjir di sekolah tersebut karena air yang tidak mengalir akibat tidak berjalan baik nya aliran air,  akibat gorong gorong yang tidak bagus di beberapa tempat sekitar kebun K2I.

"Jika gorong gorong itu diperbaiki maka air akan lancar dan banjir di sekolah kami akan dapat teratasi,  namun jika tidak,  maka setiap tahun  sekolah akan mengalami kejadian yang sama," tambahnya. (TR/MCR)