Minggu, 19 November 2017

Bernas.. Imam dan Pengelola Masjid di Pekanbaru Dibiayai APBD

 

Pekanbaru, TOPRIAU - Para pengelola Masjid Paripurna di Kota Pekanbaru harus bergembira. Pasalnya mereka tak lagi menjadi ahli ibadah saja, tetapi mereka juga dibiayai atau ditanggung keperluannya oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui dana hibah APBD Kota Pekanbaru.

Adapun pengelolaaan dan prosedurnya telah diatur yaitu dan langsung akan dikelola oleh kecamatan masing-masing. Hal ini menyusul dikeluarkannya Surat Edaran Kemendagri No. 900/4627/SJ yang mengatur tentang pengelolaan dana hibah.

Jadi, pada tahun 2016 mendatang, dana masjid paripurna kecamatan yang sebelumnya dikelola Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Pekanbaru akan dilimpahkan kepada kecamatan.

Sedangkan untuk pelaksanaannya akan masuk sebagai dana kegiatan yang ada dalam Daftar Pengajuan Anggaran (DPA) kecamatan. Dana masjid paripurna kecamatan ini sendiri sebelumnya telah dianggarkan sebesar Rp 350 juta rupiah pertahunnya, dengan kegunaanya sebagai pembayaran insentif imam dan gharim masjid, insentif pengelola kebersihan masjid, dan dana kegiatan masjid paripurna selama kurun waktu 1 tahun.

Camat Sukajadi, Yuliarso SSTP MSi, membenarkan adanya pelimpahan dana masjid paripurna kecamatan tersebut. Ia pun mengatakan akan segera mengumpulkan pengelola Masjid Paripurna Kecamatan Sukajadi, untuk membahas mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2016 mendatang.

"Memang benar, untuk dana masjid paripurna akan masuk dalam anggaran kegiatan kecamatan. Yang mana kami akan membicarakan mengenai pelaksanaanya bersama pengurus masjid paripurna, baik itu anggaran untuk pembayaran insentif imam dan garim, petugas keamanan dan kebersihan, maupun untuk pelaksanaan kegiatan masjid, terutama untuk kegiatan besar keagamaan seperi hari raya," kata camat.

Ditambahkan Yuliarso, selain mengelola dana kegiatan masjid paripurna kecamatan, pada 2016 nanti akan ada pula pembentukan masjid paripurna kelurahan.

Dan untuk paripurna kelurahan sedang diajukan nama-namanya kepada pihak Kesra. Masing-masingnya juga akan mendapatkan anggaran kegiatan sebesar Rp 250 juta pertahunnya.

"Kita juga akan mengelola dana masjid paripurna kelurahan yang akan dibentuk pada 2016 nanti. Untuk kelurahan sendiri informasinya anggaran kegiatannya sebesar Rp 250 juta. Sebenarnya ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah Kota Pekanbaru, untuk meningkatkan kegiatan keagamaan, sehingga pelaksanaan masyarakat Madani dapat tercapai," tutupnya.TR