4 Pegangan Hidup yang Perlu Kita Ketahui

Ada empat pegangan hidup yang perlu kita ketahui, keempatnya adalah

1. Aku yakin bahwa amalku tidak akan dikerjakan oleh orang lain, karenanya aku bersungguh-sungguh.

وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ -٦-

“Dan barangsiapa bersungguh-sungguh, maka sesungguhnya usahanya itu untuk dirinya sendiri.” (Al-Ankabut 6)


وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى -٣٩-

“Dan manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya.” (An-Najm 39)


وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا-٦٩-

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan Tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.” (Al-Ankabut 69)

2.  Aku yakin bahwa Allah selalu melihatku, karenanya aku malu.


إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً -١-

“Sesungguhnya Allah selalu Mengawasimu.” (An-Nisa’ 1)

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَا يَكُونُ مِن نَّجْوَى ثَلَاثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَا أَدْنَى مِن ذَلِكَ وَلَا أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا -٧-

“Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah Mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempatnya. Dan tidak ada lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana pun mereka berada.” (Al-Mujadalah 7)

3.  Aku yakin bahwa rizki ku tidak akan dimakan oleh selainku, karenanya aku tenang.

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللّهِ رِزْقُهَا -٦-

“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya Dijamin Allah rezekinya.” (Huud 6)

4. Aku yakin bahwa akhir segala urusanku adalah kematian, karenanya aku bersiap-siap.

أَيْنَمَا تَكُونُواْ يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ -٧٨-

“Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu.” (An-Nisa’ 78)

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ -١٨٥-

“Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian.” (Ali Imran 185)

Semoga informasi ini bisa bermanfaat( tr/ms)