Sabtu, 11 Juli 2020

Masyarakat Bangkinang Antusias Ziara Kubur Massal di Tengah Copid 19

TOPRIAU, BANGKINANG - Masyarakat Bangkinang Kabupaten Kampar, Provinsi Riau tetap antusias menggelar ziara kubur massal meskipun  di tengah wabah pandemi Covid 19. Ziara kubur massal ini digelar setelah melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal,  masyarakat menjadikan ziara kubur massal ini sebagai ajang silaturrahmi.

Ziara kubur massal ini, diawali dengan berjaan kaki ke pemakaman  persukuan atau pemakaman  masing masing kampung. Setelah berkumpul ratusan warga ini melakukan zikir, tahmid/ dan tahlil kemudia ditutup dengan doa.

Usai melakukan doa bersama, ratusan warga ini melanjutkan perjalanan dari kampung ke kampung  yang ada pemakamamnya, kemudian melakukan prosesi doa ber sama seperti sebelumnya.

Ziara kubur massal ini, digelar setelah menjalani puasa enam hari di bulan syawal, bagi masyarakat Bangkinang Kabupaten Kampar/mereka merayakan puasa enam hari tersebut dengan cara  ziara kubur massal atau biasa disebut dengan Ayo Zora.

Namun ziara kubur massal tahun ini,  berbeda dengan tahun sebelumnya karena berlangsung di tengah Covid 19,   warga terpaksa menggunakan masker dan dianjurkan  mencuci tangan. Polisi pun diterjunkan untuk mengawasi pelaksanaan ziara kubur massal ini dan mengimbau kepada warga untuk mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

“Kita melakukan imbauan karena masih banyak warga yang tidak menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan”, Ipda Sutarno, perwira pengawas (pawas) Polres Kampar.

Meskipun ziara kubur massal ini, tidak seramai tahun tahun sebelumnya karena adanya Copid 19, namun tak mengurangi semangat masyarakat Bangkinang untuk melastarikan tradisi yang sudah berlangsung secara turun temurun sejak puluhan  tahun lalu.

Ziara kubur massal ini, dijadikan warga sebagai ajang silaturrahmi/ terutama bagi para perantau untuk mengikat hubungan batin dengan warga di kampung yang sudah lama berpisah. (TR/Abmo)