Sabtu, 23 September 2017

Fotocopi tidak Ditandatangani Gubernur, Paripurna di DPRD Riau "DiHujani" Interupsi

TOPRIAU, PEKANBARU - Sidang Paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau masih dipenuhi interupsi dari para Dewan. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya tanda tangan Kepala Daerah, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman

Paripurna Penyampaian jawaban Pemerintah atas pandangan umum terhadap Raperda tentang izin usaha perikanan tangkap sekaligus pembentukan pansus, dipimpin langsung oleh ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli, Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo, Manahan Manurung, Noviwaldy Jusman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Ahmad Hijazi.

Beberapa anggota DPRD Riau memprotes fotocopian yang bagikan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Riau. Pasalnya di dalam fotocopian tersebut tidak ditanda tangani oleh kepala daerah.

"Fotocopian belum di tandatangani, ini sudah berulang kali terjadi," kata Almainis Anggota DPRD Riau saat intruksi. Senin (16/1)

Selain itu, Muhammad Adil menyampaikannya kekesalannya kepada pemerintah daerah dan sekwan DPRD Riau. "Saya sedikit kecewa kepada sekwan. Bahwa ini tidak terulang lagi, Ini terbukti assesmen, ini jawaban dari pemerintah ilegal atau tidak ilegal. Pak sekda tolong sampaikan kekepada pak gubernur Arsyadjuliandi Rachman. Kalau Melayunya ini 'teking'," ujar Adil.

Dengan banyak Interupsi tersebut pimpinan DPRD Riau menskor Sidang Paripurna tersebut selama 20 menit. (TR/GP)