Sabtu, 23 September 2017

Program Kerja 100 Hari, Mewujudkan Pekanbaru Smart City Madani

 

TOPRIAU​,PEKANBARU - Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Firdaus-Ayat berjanji akan menuntaskan persoalan-persoalan yang kerapkali terjadi di tengah masyarakat, dalam waktu 100 hari kedepan. Hal ini juga menjadi sorotan Gubernur Riau dalam menjalankan amanah yang diberikan.

 

Tentunya yang menjadi persoalan selama ini dan paling dikeluhkan warga Pekanbaru seperti banjir, sampah hingga pelayanan publik lainnya. Untuk itu, semuanya Pemerintah Kota Pekanbaru harus memberikan solusi agar tidak mungkin masalah besar.

 

"Amanah yang diberikan kepada kami dapat dijalankan sebaik-baiknya untuk membangun kota Pekanbaru dan Provinsi Riau kedepannya. Bicara target, insya Allah apa yang menjadi program prioritas saya bersama pak Ayat bisa dituntaskan dalam waktu 100 hari setelah dilantik," kata Walikota Pekanbaru, Firdaus. Selasa (23/5)

 

Firdaus menjelaskan, untuk program kerja tahun 2017-2022, tentunya dapat dukungan dari masyarakat Pekanbaru untuk mewujudkan Pekanbaru Smart City Madani. Bahkan dengan beserginya kabupaten kota se-Riau dan didukung dengan kerjasama Provinsi, kota Pekanbaru mampu membangun Riau yang lebih baik kedepannya.

 

"Kita kedepan saling besergi dalam membangun kota Pekanbaru​ yang kita cintai ini, untuk kota yang lebih baik tentunya membangun Riau. Apa yang menjadi program prioritas dari visi misi kota metropolitan menjadi Smart City Madani dengan program tiga bulan pertama," ujarnya usai pelantikan.

 

Bahkan, persoalan banjir yang beberapa kali terjadi di kota Pekanbaru ini dapat diselesaikan sesegera mungkin. Untuk mewujudkan visi Pekanbaru Smart City Madani juga butuh dukungan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

 

"Bagaimana kita membenah lingkungan, kita untuk menjadi lingkungan yang cerdas dan terkait mengatasi persoalan lingkungan. Tidak hanya itu saja, semoga kami amanah dengan baik untuk membangun Kota Pekanbaru lebih baik," tutup Firdaus. (TP/GP)