Minggu, 19 November 2017

Pembukaan OSN Riau 2017, Dimeriahkan Tari Rentak Bulian

TOPRIAU, PEKANBARU -- Pembukaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Provinsi Riau di Pekanbaru tidak hanya menampilkan ke khasan bidang Sains, sebagai negeri Melayu, menampilkan aneka ragam seni sudah menjadi kebiasaan daerah ini dalam menggelar berbagai ivent berskala nasional maupun internasional.

Seperti halnya yang terlihat dalam acara pembukaan OSN 2017 yang dipusatkan di Gelagang Remaja Pekanbaru, (3/7/2017). Aneka tari daerah ditampilkan dalam kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, melalui pemukulan kompang bersama Gubernur Riau dan Forkopimda Riau tersebut, panitia menyuguhkan aneka tarian daerah.

Seperti Tari Rentak Bulian dari kabupaten Indragiri Hulu. Rentak Bulian merupakan ritual pengobatan, dimana diambil dari Kata Rentak dan Bulian. Rentak yang maksudnya merentak atau melangkah, dan Bulian adalah tempat singgah mahluk bunian atau mahluk halus dalam bahasa daerah Indragiri Hulu.

Selain itu juga ditampilkan tari Saman dari Aceh, Tari Piring dari Sumatera Barat, Tari Payung dari Jawa Barat, Tari Sajojo dari Papua, dan ditutup dengan tari Zapin Riau.

"Riau memang sangat kental dengan aneka kebudayaan nya, dan Riau juga adalah daerah penyumbang terbanyak dalam kosa kata Bahasa nasional kita, Bahasa Indonesia, yakni dari Bahaya Melayu," ujar Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman saat memberi sambutan dalam acara pembukaan.

Sementara dalam laporan ketua Panitia acara yang merupakan Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendikbud) Hamid Muhammad MSc Phd menyebut, pelaksanaan OSN akan mampu tumbuhkan dan kembangnya minat serta motivasi siswa dan guru terhadap bidang keilmuan yang yang dilombakan.

Pelaksanaan OSN Riau ini diikuti 2.024 pesert daru tingkat SD sederajat, SMP sederajat dan SMA sederajat, dengan rincian SD/MI 243 peserta, SMP/MTs 396 peserta, dan SMA/MA 683 peserta

"Adapun ilmu-ilmu yang diperlombakan untuk tingkat SMA yakni, fisika, kimia, biologi, matematika, ekonomi, geografi, kebumian, astronomi dan komputer. Untuk tingkat SMP yakni, matematika, IPA dan IPS. Sementara untuk tingkat SD yakni, matematika dan IPA," urainya. (TR/MCR)