Sabtu, 23 September 2017

Calon Mahasiswa Baru Dapat Kemudahan Pembayaran Uang Kuliah dari UMRI

TOPRIAU, PEKANBARU -- Menyadari kondisi perekonomian masyarakat yang saat ini serba sulit, Universitas Muhamamdiyah Riau (Umri) membuat kebijakan khusus bagi calon mahasiswa baru yang mendaftar dan dinyatakan diterima masuk keperguruan ini.

Kebijakan tersebut adalah dengan memberi keringanan kapada mahasiswa baru dalam membayar uang masuk. Cukup dengan membayar Rp 1 juta saja mereka sudah bisa mengikuti perkuliahan.

"Kita ikut merasakan bagaimana susahnya perekonomian masyarakat kita saat ini, ditambah lagi dengan waktu seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran ini bertepatan dengan pusa Ramadhan dan momentum hari raya Idul fitri," kata Rektor Umri Dr H Mubarak MSi, Rabu (5/7) kepada wartawan.

Rektor Mubarak menyebut untuk periode seleksi gelombang pertama dan kedua sudah dnyatakan lulus sekitar 900 calon mahasiswa, 200 diantaranya telah melakukan pendaftaran ulang.

"Kita memberi keringanan bagi mereka dengan hanya membayar Rp 1 juta, mereka sudah bisa kuliah, lalu 50 persen dibayar pada September, dan sisa nya 50 persen lagi dibayar pada saat mau mengikuti Ujian tengah Semester (UTS), ini adalah bagian bentuk keringanan kita kepada calon mahasiswa baru Umri tahun ajaran ini," kata Rektor.

Kemudahan lainnya yang dilakukan Umri yang saat ini telah terakreditasi B secara instiutusi tersebut adalah dengan membolehkan mereka yang lulus pada periode atau mendaftar digelombang pertama, untuk melakukan pembayaran sesuai dengan jadwal di gelombang kedua.

Mengenai target jumlah mahasiswa baru yang akan diterima Umri tahun ajarn ini, Mubarak menyebut kalau piahknya menargetkan bisa menerima 1.350 Mahasiswa baru untuk 20 prodi yang ada di umri.

"Umri sudah menambah tujuh prodi baru dalam tiga tahun terakhir. Di antaranya adalah prodi hubungan masyarakat yang saat ini satu-satunya di Sumatera. Disamping itu, ada juga Fakultas Studi Islam yang SK pembentukannya sudah diterima dari Kementerian Agama,” kata Mubarak.

Disamping itu, sudah dibuka juga prodi pendidikan informatika, hukum, bahasa Inggris, perbankan syariah, psikologi Islam dan manajemen. (TR/MCR)