Selasa, 26 September 2017

PWI Kampar Taja Pelatihan Jurnalistik

TOPRIAU, KAMPAR -Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kampar menggelar pelatihan menulis kepada siswa dan mahasiswa di Kampar. Pelatihan yang mengenalkan berbagi ilmu tentang Jurnalistik,  ini digelar  di aula objek wisata Stanum, Selasa (12/9/2017). 

Hadir dalam acara tersebut Ketua PWI Kampar,  Aprizal, Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri, Kabag Kesra Setdakab Kampar, Sasminedi, Kepala Dinas Kominfo Nurhasani, Paur Humas Polres Kampar, Iptu. Deni Yusra Field Manejer Pertamina Hulu Energi Siak, Bimantara Zaelani, dan seratusan peserta.

Pelatihan ini mengangkat tema 'Membina Generasi Melalui Kreatifitas Tulisan Sebagai Kontribusi untuk Kemajuan Daerah Kampar' ini, dilakukan melahirkan generasi wartawan yang profesional.

"Saya harap adik-adik peserta, bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik. Sehingga, ilmu yang didapat bisa diterapkan, dan nantinya menjadi wartawan-wartawan yang hebat," kata Aprizal saat memberikan kata sambutan. 

Alumni STIE Widya Wiwaha Yogyakarta ini  memotivasi  peserta dengan menyebut bahwa  wartawan bukanlah profesi yang sembarangan. Wartawan adalah profesi yang mulia, betapa tidak, karena adanya wartawan, berbagai informasi bisa tersampaikan kepada masyarakat. 

Dirinya berharap agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, menyerap ilmu-ilmu yang disampaikan oleh pemateri. "Materi akan disampaikan oleh beberapa orang wartawan yang telah lulus ujian kompetensi wartawan (UKW) tingkat madya," jelasnya. 

Pemateri akan menjelaskan ilmu-ilmu tentang kejurnalistikan. Seperti mengumpulkan informasi, menulis berita, serta etika-etika profesi wartawan. 

Kepada wartawan yang ada di Kampar, Aprizal juga berpesan agar menjalankan profesi sesuai dengan aturan. Begitu juga dengan narasumber, dia menekankan agar tak ada intimidasi kepada wartawan. 

Sementara, Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri mengapresiasi PWI Kampar yang telah mengadakan pelatihan ini. Kepada peserta, Fikri berpesan agar peserta bisa menjadi penulis yang baik. 

"Semoga adik-adik semua bisa menjadi wartawan yang luar biasa nantinya," ujarnya. 

Ahmad Fikri juga mengingatkan kepada seluruh pejabat Kampar, agar tak melukai hati wartawan. Oleh karena itu katanya, jagalah hubungan baik dengan wartawan. "Tolong jaga perasaan wartawan," pesannya. 

Sebab lanjut Fikri, wartawan adalah mitra kerja pemerintah. Besar jasa wartawan ini. Sebab, informasi tak akan tersampaikan kepada masyarakat tanpa wartawan. 

Ahmad Fikri juga berpesan agar wartawan bekerja dengan profesional. Jika ada kinerja atau kebijakannya yang salah, dia tidak tertutup untuk dikritisi. Begitu juga dengan pejabat lainnya, juga harus siap dengan kritikan demi kemajuan daerah.

"Saya tidak akan mendikte wartawan. Tapi bekerjalah dengan profesional. Kritikan yang disampaikan dalam berita, saya berterima kasih. Saya tidak takut dengan kritikan. Berikan masukan kepada kami, kalau itu untuk membangun," ujarnya. 

Bupati Kampar Azis Zaenal yang diwakili oleh Kabag Kesra Setdakab Kampar, Sasminedi, juga mengapresiasi PWI Kampar. Kepada wartawan, dia juga meminta agar memberikan masukan agar Kampar bisa lebih maju. 

"Kita tidak alergi dengan kritikan. Kita tidak alergi dengan masukan. Beri kami masukan. Untuk menciptakan Kampar lebih baik," ujarnya. 

Sementara, Fild Manejer Pertamina Hulu Energi Siak, Bimantara Zailani juga berharap, dengan diadakannya pelatihan ini, dapat melahirkan wartawan-wartawan yang hebat. "Kita harap kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses, dan ilmu yang disampaikan bisa sampai dengan baik," jelasnya. (Dika)