Jumat, 16 November 2018

Rektor Baru Targetkan 10 Prodi di UIN Suska Terakreditasi A Tiap Tahunnya

TOPRIAU.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Selasa sore tadi mengadakan kegiatan Pisah Sambut Rektor. Kegiatan ini dilaksanakan setelah Prof Dr KH Akhmad Mujahidin MAg resmi dilantik oleh Menteri Agama sebagai rektor baru di perguruan tinggi tersebut menggantikan Prof Dr Munzir Hitami MA yang telah habis masa jabatannya


Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Rektorat dan dihadiri ratusan civitas akademica di lingkungan UIN Suska.

Kegiatan in juga menjadi simbolis penyerahan tampuk kepemipinan di kampus yang dulu bernama IAIN Susqa Pekanbaru tersebut.

Mujahidin nantinya akan menjabat selama empat tahun hingga tahun 2022 mendatang.


Pada kesempatan ini, Mujahidin menyampaikan komitmennya untuk memajukan UIN Suska selama kepimipinannya. Ia menyederhanakan misinya dengan menjadikan UIN memiliki akreditasi A dan menjadikannya sebagai kampus bertaraf dunia.

“Saya tidak muluk-muluk dalam menyampaikan visi-misi. Mari kita bersama-sama untuk menjadikan UIN Suska beserta seluruh prodi (program studi) yang ada memiliki akreditasi A,” sebut Mujahidin pada Selasa (3/7/2018).


Mujahidin mengatakan bahwa saat ini masih banyak prodi di UIN Suska yang belum memiliki akreditasi A. Ia menargetkan minimal di akhir tahun ini ada 10 prodi lagi yang sudah terakreditasi A. Demikian juga dengan tahun berikutnya sehinga nantinya rata-rata UIN Suska sudah memiliki akeditasi tertinggi tersebut.

Menurut Mujahidin, mewujudkan visi misinya bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk itu, butuh kerjasama dari semua civitas akademika. Ia pun punya program atau konsep dalam mewujudkan visi misi yang dimaksud.

"Insya Allah mulai besok kita akan sisir mana prodi yang sudah layak untuk dapat A, itu prioritas. Tahun ini, minimal 10 prodi sudah terakreditasi A, tahun depan tambah 10 lagi dan begitu juga seterusnya. Tahun 2019 jadi Asian University Network dan tahun 2022 kita akan jadikan UIN sebagai World Class University," jelasnya.