Jumat, 19 Oktober 2018

Tuntut Peningkatan Status PNS, Ratusan Honorer K2 Datangi Kantor DPRD Pelalawan

TOPRIAU, PELALAWAN - Ratusan massa yang tergabung dalam forum honorer Kategori Dua (FHK2), Senin (24/9/2018) siang mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan.

Kedatangan massa sebanyak 332 orang massa yang didominasi oleh para guru honorer K2 ini, guna meminta agar pihak legislatif (DPRD Pelalawan,red) serta Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan, dapat memperjuangkan nasib mereka untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sedangkan kedatangan massa ini, disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasarudin SH MH.

Dalam orasinya, Ketua forum honorer Kategori Dua (FHK2) Kabupaten Pelalawan Andri SPd mengatakan, aksi ini dilakukan pihaknya (FHK2,red) untuk menyampaikan aspirasi dan meminta dukungan ke KemenPAN-RB untuk diangkat menjadi PNS tanpa tes. Pasalnya, mereka mengabdi puluhan tahun kepada Negara, namun tidak memperoleh prioritas peningkatan status untuk menjadi PNS pada rekrukmen pegawai yang tengah dibuka oleh Kemenpan-RB pada tahun 2018 ini.

"Tujuan kami mendatangi kantor DPRD pagi hari ini, guna menyampaikan aspirasi serta meminta dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan juga DPRD Pelalawan untuk memperjuangkan nasib kami sebagai honorer K2 Pelalawan sehingga dapat diangkat menjadi PNS tanpa seleksi dan tes.

Dan tidak hanya menuntut diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa tes, kami juga meminta agar Pemkab Pelalawan dapat menunda atau memundurkan waktu pelaksanaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)di Kabupaten Pelalawan pada Tahun 2018 ini. Serta mengutamakan dan prioritaskan pengangkatan honorer K2 khususnya tenaga pendidik menjadi PNS," ujarnya.

Lanjut Andri, sejak tahun 2003 silam hingga tahun 2018 ini, masih ada sebanyak 332 orang pegawai honorer K2 yang belum diangkat menjadi PNS.

Dimana dari jumlah ratusan honorer K2 ini, mayoritas adalah para tenaga pendidik atau guru yakni sebanyak 264 orang. Sedangkan sisanya sebanyak 72 orang honorer K2 lainnya, merupakan para tenaga kesehatan seperti bidan atau perawat, serta pegawai administrasi di instansi Pemkab Pelalawan.

"Tuntutan kami dari ratusan pegawai honorer K2 Kabupaten Pelalawan ini, sangatlah wajar. Pasalnya, kami sebagai honorer K2 telah mengabdi selama puluhan tahun, tanpa adanya kejelasan peningkatan status menjadi PNS. Dan alhamdulillah, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasaruddin SH MH berjanji siap untuk memperjuangkan nasib kami sebagai honorer K2 untuk diangkat menjadi PNS kepada Kemenpan-RB," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasaruddin SH MH mengatakan, DPRD Kabupaten Pelalawan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi para honorer K2 di Kabupaten Pelalawan terkait penangakatan honorer menjadi PNS kepada Pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB.

"Dua tahun yang lalu, kita telah mengirimkan surat kepada KemenPAN-RB terkait pengangkatan honorer K2 di Kabupaten Pelalawan menjadi PNS. Tapi, hingga saat ini masih belum dikabulkan, sehingga pada hari ini (Senin,24/9,red), kita akan mengirimkan surat lagi untuk lebih memperkuat.

Selain itu, pada Selasa (25/9) besok, kita juga akan menggelar pertemuan bersama DPR RI terkait honorer K2 ini. Apalagi, seluruh forum honorer K2 kabupaten se-Indonesia melalui Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) sepakat dan mendukung K2 untuk menjadi PNS tanpa tes. Jadi, kita berharap aspirasi honorer K2 ini nantinya dapat direstui dan disetujui Kemenpan-RB untuk diangkat PNS," pungkasnya. (MCR)