Jumat, 22 September 2017

Warga Tuah Madani, Dukung Program Kerja Irwan Nasir Calon Gubri 2018

TOPRIAU,PEKANBARU - Calon Gubernur Riau 2018 H Irwan Nasir turut hadir dalam pertemuan forum RT/RW se-kelurahan tuah Madani, silaturahmi dan halal bihalal bersama masyarakat di Mesjid Nurul lkhlas jalan Sukarela RT01 RW01 Kelurahan Tuah Madani Kecamatan Tampan Pekanbaru.
Bupati Kabupaten Meranti ini di sambut langsung oleh Lurah Tuah Madani Ahmad Junaidi Zaher di dampingi Ketua Forum RT/RW, Darwinsyah, Sekretaris Forum Ust Husin, pejabat Kelurahan lainnya dan Tokoh masrayakat, Rabu malam (12/7). Masyarakat menyambut baik dengan kedatangan putra terbaik Melayu ini di tengah-tengah manusia pinggiran Kota Bertuah ini.
Dalam sambutanya, Ketua Forum RT/RW Darwinsyah berharap kepada calon Gubernur Riau 2018 mendatang agar kedepan kalau mendapat amanah menjadi Gubernur Riau. Tentunya dapat memperhatikan keadaan masyakarat di kelurahan Tuah Madani seperti jalan-jalan, Mesjid dan yang lainya dan Riau secara Khususnya.
"Kita pada prinsipnya mendukung siapapun calon yang ingin menjadi Gubernur selanjutnya, apalagi kita kenal betul dengan sosok bapak H Irwan Nasir, beliau adalah calon Muda yang masih Enerjik dan punya prestasi selaku tokoh Muda Riau," kata Darwinsyah. Kamis (13/7)
Selanjutnya, ia juga mengingatkan agar H.Irwan Nasir, tidak melupakan terhadap masyarakat khusus bagi masyarakat di daerah pinggiran Sepri ini.
Sementara itu, H Irwan Nasir menyatakan maju untuk merebut Kursi Gubernur Riau bersama yang lainnya. Bahkan untuk pembangun merata di Riau akan menjadi perhatian ia saat duduk menjadi gubernur Riau.
"Insyaallah kalau saya terpilih manjadi gubernur masyarakat mendukung dan menghendaki itu. Saya akan masukkan ini dalam salah satu program unggulan kerja," ungkap Irwan.
Selain itu, Ketua DPW PAN Riau ini, menyatakan dirinya sudah siap untuk memperbaiki perekonomian Riau kedepan dan juga akan melakukan pembangunan secara merata di setiap daerah yang ada di Provinsi Riau.
"Saya akan berusaha untuk mengalokasikan anggaran Rp500 juta untuk satu kelurahan dan desa. Ini nantinya bukan saja untuk di daerah pinggiran saja, akan merata dibagi ke daerah yang ada di Riau," tutupnya. (TR/GP)