Jumat, 15 Desember 2017

Tidak Ada Calon Independen, KPU Riau Akan Kembalikan Anggaran Rp11 Miliar

TOPRIAU,PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau akan memiliki kelebihan anggaran Rp11 miliar, dana ini dipersiapkan untuk calon independen  yang ikut di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Pasal, setelah dinyatakan pelaksanaan Pilkada Riau tahun 2018 tidak diikuti oleh calon dari perseorangan (independen).

 

Hal tersebut sampaikan oleh Anggota KPU Riau Ilham M Yasir, mengatakan, setelah ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), KPU Riau akan menerima kucuran dana pemilu sebesar Rp324 miliar. Bahkan dana ini akan diserahkan secara bertahap di tahun 2017 dan 2018.

 

“di tahun 2017 ini kita akan menerima kucuran dana sebanyak Rp 50-70 miliar. Sementara sisanya akan dibayarkan di 2018 nanti,” katanya. Selasa (5/12)

 

Selanjutnya, Ia juga membenarkan bahwa KPU Riau harus mengembalikan anggaran sebesar Rp11 miliar, karena tidak adanya calon jalur perseorangan yang ikut Pemilihan Gubernur Riau tahun depan. Untuk pengembalian dana ini, dilakukan saat seluruh tahapan pemilu selesai.

 

“Ketentuannya seperti itu. Ketika pilkada selesai, KPU akan mengembalikan seluruh anggaran yang bersisa. Termasuk juga anggaran Rp11 miliar tersebut, paling tidak setelah penetapan pasangan terpilih,” ungkap Ilham.

 

Sementara itu, di tahun 2017 ini anggaran lebih banyak digunakan untuk penggajian pelaksana pemilu. Bahkan terhitung sejak November, pembayaran gaji pelaksana pemilu dari tingkat kecamatan dan kelurahan/desa mencapai Rp10-11 miliar tiap bulannya. (TR)