Sosialisasi dan Kampanye Dialogis di Kota Bertuah, Chaidir; Riau Butuh Pemimpin Yang Berani

TOPRIAU,PEKANBARU - Bakal Calon Gubernur Riau Dr.Firdaus,MT dan Calon Wakil Gubernur Rusli Effendi melakukan sosialisasi dan kampanye dialogis, di Lapangan Lingkungan Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga - Bukit Raya Pekanbaru, Rabu (07/04/2018).

 

Kampanye Dialogis Pasangan calon nomor urut 3 ini, dihadiri oleh masyarakat dan para pendukung, kampanye ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Koalisi DR.Drh.H.Chaidir.MM dan tokoh lintas agama. Dalam sambutanya menyampaikan, Riau memerlukan calon pemimpin yang berani dan tidak hanya sekadar bicara janji. Figur kepemimpinan yang seperti itu, hanya ada pada figur pasangan Dr.Firdaus- Rusli Effendi.

 

"Riau tidak bisa mengandalkan pemimpin yang penakut dan tidak berani dalam membuat keputusan untuk memajukan daerah. Untuk apa memilih pemimpin yang menyelesaikan pembangunan jembatan Siak IV saja tidak tuntas,'' kata Chaidir.

 

Selain itu, Firdaus-Rusli tak hanya akan menuntaskan persoalan Siak IV. Namun juga akan membangun jembatan Siak V. Membuka akses wilayah yang belum terbuka guna membangkitkan nilai ekonomi kawasan.

 

"Kita tak boleh hidup dalam bayang-bayang. Kita harus membangun dan maju dengan tujuan yang jelas dan pasti,'' ujar Chaidir.

 

Sementara itu, Chaidir mencontohkan Firdaus adalah sosok pemimpin visioner dan berani. Ketika Pak Firdaus membangun Tenayan, banyak yang mencemeeh. menganggap itu hanya mimpi dan sesuatu yang tidak ada untungnya. Tapi kini, Kompleks perkantoran Tenayan Raya sudah berdiri. Kini Tenayan Raya sudah menjadi kota sendiri dan ekonomi pun kini tumbuh menggeliat di sana.

 

''Bayangkan, kini, harga tanah di Tanayan Raya sudah naik beribu-ribu kali lipat. Masyarakat Tenayan Raya kini mendapat untung dan berkah dari pembangunan di Tenayan Raya,'' ujar politisi senior tersebut.

 

Selain itu, Ia mempersilahkan masyarakat Pekanbaru dan Riau untuk melihat sendiri bagaimana gelit Tenayan Raya saat ini. ''Silahkan, Bapak-bapak dan ibu lihat sendiri bagaimana kini Tenayan Raya, pertumbuhan wilayahnya, kehidupan masyarakatnya, semua bangkit dan berkembang. Pasangan Firdaus Rusli juga akan membangun wilayah Riau lainnya menjadi kawasan yang maju secara merata dan berkeadilan,'' ungkapnya.

 

Mengenai persoalan penanganan banjir yang tidak tuntas. Hal ini, bukan dikarenakan kebijakan pemerintah kota di bawah kepemimpinan Firdaus, melainkan karena sulitnya melakukan koordinasi antara Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau.

 

Bahkan, Drainase tersebut sudah dirancang di masa kepemimpinan Pak Firdaus di Dinas Pekerjaan Umum Riau. Akan tetapi, tidak dilanjutkan dan terhenti pembangunannya selama beberapa tahun terakhir, hal ini lah yang menyebabkan beberapa kawasan dilanda banjir.

 

''Silahkan dicek sendiri, berapa besar anggaran pembangunan yang dikucurkan untuk Kota Pekanbaru, sungguh tidak sebanding dengan kebutuhan pembangunan sebagai ibu kota Provinsi,'' papar Chaidir

 

Untuk itu, Riau butuh pemimpin yang punya visi dan berani, membuka lapangan pekerjaan, investasi dihadirkan dan Firdaus-Rusli adalah pasangan yang mampu membangkitkan kembali Riau dan itu sudah dibuktikan dalam membangun Pekanbaru.

 

''Hidup nomor 3, Pilih nomor 3,'' tegas Chaidir.

 

Selanjutnya, ia banyak memahami paradigma pemimpin Riau, namun, dia menjatuhkan pilihan pada Firdaus-Rusli. Sosok birokrat berpengalaman dan punya visi dan seorang ulama dan juga pendidik sebagai pendampingnya.(TR/GP/Tim)