Minggu, 19 Agustus 2018

Turun Gunung Bertarung di DPR RI, Ketua FPI Riau Didukung Penuh Habib Rizieq

TOPRIAU,PEKANBARU - Maju dikancah politik, karena diminta oleh beberapa partai dan ingin mempertaruhkan kemenanagan. Hingga memperkuat suara umat Islam pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

 

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Riau, Ade Hasibuan memutuskan untuk menjadi bakal calon anggota Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggunakan perahu Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

 

"Saya juga sudah diminta oleh beberapa pimpinan partai, seperti PKS dan PBB. Mereka menemui saya dan meminta untuk turun bertarung di 2019," katanya. Senin (16/7)

 

Tentunya dengan dukungan yang penuh dan respon yang sangat baik dari berbagai kalangan. Ia memilih PKS, karena salah satu partai yang memperjuangkan Islam bersama partai lainnya seperti PAN dan PBB.

 

"Akhirnya saya memilih PKS, karena sudah duluan menjumpai saya dan berbicara tentang politik kemaslahatan, dan saya diminta maju untuk maju pada Dapil Riau 2," ungkap Ade.

 

Selain itu, karena ada beberapa masukan dan dorongan dari beberapa pondok pesantren dan para ulama serta aktivis dan jemaah yang memberikan dorongan positif, akhirnya ia memutuskan untuk maju. Bahkan, setelah mempunyai tekad untuk maju sebagai Bacaleg, dirinya langsung menjumpai Imam Besar FPI, Habib Rizieq Sihab di Mekkah untuk meminta restu.

 

"Saya bertemu selama 3 jam dan berbicara dengan beliau di Mekkah, saya menjelaskan semuanya dan beliau memberikan support untuk turun gunung bertarung untuk kursi di DPR RI," tuturnya.

 

Sementara itu, niat maju menjadi Bacaleg DPR RI ini, untuk mempertaruhkan kemenanagan dan suara umat Islam pada Pileg dan Pilpres 2019. "Harapannya 2019 itu akan diisi pos-pos trias politica itu, orang-orang yang betul-betul akan memperjuangkan masalah kemaslahatan bukan hanya kelompoknya saja," tutup Ade Hasibuan. (TR/GP)