Partai Solidaritas Indonesia Nihil Baceleg di Inhu

TOPRIAU, RENGAT - Usai sudah pendaftaran bakal calon legislatif atau bakal calon anggota DPRD Inhu yang akan ikut pada pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang. Hasilnya, pemilihan umum ataupun perebutan kursi di DPRD Inhu akan berlangsung tanpa  Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Partai yang ditukangi oleh Grace Natali pada tigkat pusat tersebut, hingga pada akhir pendaftaran Bacaleg, tidak mengirimkan satupun nama untuk bertarng pada Pileg mendatang. "Artinya kursi DPRD Inhu pada tahun 2019, sudah dipastikan tidak akan diisi oleh kader dari PSI tersebut, ungkap ketua KPU Inhu Muhammad Amin.

Namun ditegaskan Amin, permasalahan tersebut tidak mempengaruhi caleg mereka untuk daerah pemilihan Inhu-Kuansing. Karena memang prosesnya berbeda, baik untuk provinssi maupun untuk bacaleg DPR RI dapil Riau 2, dimana prosesnya dilaksanakan di KPU Provinsi dan KPU RI.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah menutup pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Total sebanyak 15 Partai Politik (Parpol) yang diterima berkas pendaftaran Bacalegnya oleh KPU.

"Alhamdulillah, KPU Inhu telah menerima pengajuan dokumen balon anggota DPRD Inhu," kata Ketua KPU Inhu, Muhammad Amin, Rabu (18/7/2018).

15 Parpol yang sudah menyerahkan berkas pendaftaran tersebut, yakni PKS, PAN, Perindo, Demokrat, PPP, Garuda, PKB, Nasdem, Gerindra, PBB, Golkar, Berkarya, Hanura, PKPI, dan terakhir adalah PDI P.

Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga akan melakukan pendaftaran.

Namun hingga Selasa (17/7/2018) tengah malam, Amin mengatakan tidak ada perwakilan PSI yang mengantarkan berkas pendaftaran.

Selain itu, Amin juga merincikan jumlah Bacaleg yang terdaftar, yang mencapai total 555 orang, dengan rincian, 362 orang laki-laki dan 193 orang perempuan.

Tahapan berikutnya adalah perbaikan daftar dan syarat Bacaleg serta pengajuan bakal calon pengganti yang akan dilaksanakan 22-31 Juli. Setelah itu, 1 sampai 17 Agustus, akan dilaksanakan verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon.

"Kita akan sampaikan kekurangan kepada setiap Parpol. Setelah itu mereka bisa melengkapi kekurangannya," tegass Amin.

Setelah proses perbaikan, makan tahapan selanjutnya adalah penyusunan dan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS), sebelum akhirnya diumumkan pada 12-14 Agustus 2018.

Setelah DCS DPRD Kota Cimahi periode 2019-2024, maka tahapan berikutnya adalah masukan dan tanggapan masyarakat yang dilaksanakan 12-21 Agustus. Lalu, pada 22-28 Agustus, ada tahapan permintaan klarifikasi kepada Parpol atas masukan dan tanggapan masyarakat terhadap DCS.

"Hasil klarifikasi dari Parpol kepada KPU dilaksanakan tanggal 29-31 Agustus," terangnya.

Tahapan selanjutnya, ialah pemberitahuan pengganti DCS pada 1-3 September. Bila ada penggantian DCS, KPU memberikan waktu pada 4-10 September. Pengganti DCS itu akan diverifikasi pada 11-13 September.

Selanjutnya, tahapan penyusunan dan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) DPRD Kota Cimahi akan dilaksanakan 14-20 September. "Pengumuman DCT itu tanggal 21-23 September 2018," tambah Amin.(TR/MCR)