Calon Wabup Kampar, Nasdem Kampar Punya Dua Nama

TOPRIAU,KAMPAR - partai Nasdem mempunyai dua nama kandidat untuk ajukan kepada partai koalisi. Sebagai salah satu dari enam partai pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kampar Azis - Catur pada Pilkada Kampar beberapa waktu lalu.

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Kampar, Syamsul Muhkamar mengatakan, DPD Nasdem Kampar sudah melakukan pembicaraan mengenai dua nama yang bakal diajukan ke parpol koalisi, bahkan telah diputuskan dalam rapat pleno DPD Partai Nasdem pada 9 Januari 2019 lalu.

"Sudah lahir dua nama yaitu nama saya (Syamsul Muhkamar) dan H Syofian, Ketua Bappilu (Nasdem Kampar). Dua nama ini sudah dikirimkan ke DPW. Untuk mekanismenya DPW melanjutkan dan dikirkm ke DPP," kata Syamsul yang menyebutkan bahwa sampai saat ini belum pengurus DPD masih menunggu rekomendasi dari pengurus DPP.

Mengenai apakah ada dua nama atau satu nama, kewenangan itu juga tergantung DPP. "Kalau saya berpendapat, karena dua nama sudah disepakati koalisi, maka
dua nama bisa kita ajukan dan Nasdem sudah mempersiapkan," terang mantan anggota DPRD Kampar periode 2004-2009 ini.

Ia menambahkan, Parpol koalisi lain (Golkar, Gerindra, PPP, PKS dan PKB) belum bersifat terbuka sebagaimana yang dilakukan Nasdem. "Suratnya kita sudah tengokkan ke media," ulas Syamsul.

Ia menambahkan, pada Senin (25/3/2019) koalisi Parpol pengusung kembali bertemu di DPRD Kabupaten Kampar usai rapat dengan panitia pemilihan Wabup Kampar. Pertemuan ini telah menyepakati format atau panduan bersama untuk bisa melahirkan nama-nama dan dua nama terakhir yang akan diajukan ke Wabup Kampar.

"Setelah nama-nama masuk ke meja koalisi, maka koalisi kedepankan musyawarah mufakat untuk melahirkan dua nama. Dan dua nama disampaikan ke bupati. Lalu bupati meneruskan ke DPRD untuk dipilih oleh DPRD," terangnya.

Untuk diketahui, sesuai tahapan, 22 April 2019 nama-nama sudah harus masuk ke meja partai koalisi. "Masing-masing partai mungkin beda tapi Nasdem mekanismenya melalui rekom DPP. Setelah tanggal itu DPP sudah keluarkan nama," kata putra Kenegarian Air Tiris ini.

Pada rapat Senin lalu ia telah mengusulkan ke koalisi agar nama-nama yang masuk nanti diverifikasi oleh Parpol koalisi. "Tengok dulu back groundnya, latar belakang, rekam jejak, profesionalnya, kapabelitas sebagai pemimpin. Akan nampak nanti itu," imbuhnya.

Ia berharap seluruh parpol menyingkirkan ego partai, ego pribadi maupun ego golongan dan tetap kedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Kampar.

Di tempat terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kampar, Feri Adiyanto, ketika ditemui di kantor Gerindra Kampar, Selasa (26/3/2019) mengatakan, Gerindra akan mengajukan tiga nama ke parpol koalisi. Gerindra akan memutuskan tiga orang ini dalam beberapa hari kedepan dalam rapat pengurus harian DPC.

"Sampai hari ini kami masih menunggu petunjuk DPP," kata Feri.

Sementara itu Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kampar, Tamarudin, usai mengikuti rapat dengan panitia pemilihan Wabup dan Parpol koalisi di DPRD Kampar mengakui bahwa secara internal sudah ada diskusi. Namun belum ada keputusan final.

"Kita bagaimana mendorong jabatan yang lowong ini untuk segera diisi. Tiga tahun bukan waktu yang singkat," ucap pria yang akbar disapa Ustaz Tamar ini.

"Dalam dua pekan ini akan ada progres yang lebih mengerucut lagi," imbuhnya.

Mengenai nama yang bakal didapuk menempati kursi Wabup Kampar, ia mengatakan hendaknya kembali ke mekanisme. "Yang diutamakan adalah kesepakatan semua parpol koalisi, enam parpol yang sebelumnya mengusung Azis-Catur," katanya.

Sementara kabar mengenai siapa saja yang diajukan oleh Partai Golkar, PPP maupun PKB yang masuk dalam koalisi pengusung Azis - Catur belum didapatkan kabarnya. (TR)

sumber ; cakaplah.com