Rabu, 20 September 2017

Inilah Kisah Heroik sang Perwira AKP Reza Mahendra,SiK, Mengevakuasi Korban Banjir di Kampar

TOPRIAU, KAMPAR- Musibah banjir yang melanda Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, meninggalkan banyak cerita, terutama bagi korban yang terkena dampak langsung dari peristiwa tersebut. Banjir tidak hanya merendam pemumukiman warga, tapi juga membuat ribuan warga mengungsi dan kehilangan harta benda, mirisnya lagi, tidak sedikit diantara mereka yang terancam kelaparan karena kurangnya persediaan makanan.

Kondisi ini, mengundang rasa keprihatinan dan empati dari berbagai pihak untuk turut membantu meringankan beban  masyarakat. Dibalik musibah tersebut, ternyata selalu ada sosok penolong yang mencuri perhatian, seperti halnya tim relawan, BPBD, TNI dan Polri yang diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban yang dikepung banjir.

Namun diantara banyak "Dewa Penolong" tersebut, kisah heroik seorang Perwira yang bertugas di Polres Kampar, yang paling berkesan dan mencuri perhatian. Betapa tidak, demi menyelamatkan "nyawa" seorang penduduk yang sudah tua renta, dirinya rela mengarungi banjir dengan pakaian dinas yang masih melekat di badan.

Genangan air setinggi dada orang dewasa, diarungginya untuk menjemput seorang warga yang masih bertahan di rumahnya, kondisi ini, terpaksa ia lakukan karena keterbatasan peralatan evakuasi yang saat itu terdapat di Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. dirinya juga terpaksa harus melawan derasnya arus sungai yang saat itu mengancam banyak nyawa warga.

Tindakan spontan yang ditunjukan oleh perwira menengah yang berpostur tinggi ini, sebagai bentuk kecintaanya terhadap masyarakat. Sikap melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat yang ditanamkan kesatuannya, tidak hanya sekadar retorika tapi diaplikasikannya dalam tindakan nyata.

Perwira yang rendah hati ini, adalah AKP Reza Mahendra, SiK, saat ini, menjabat sebagai Kepala Satuan (Kasat) Bhinmas di Polres Kampar. Aksi sang komandan yang pernah berdinas di Bareskrim Mabes Polri ini, menjadi "pelipurlara" ditengah "badai" yang menghantam.

Aksi heroiknya itu, bahkan sempat diabadikan oleh jepretan foto dari kamera handphone dan tersebar luas di kalangan polisi di Kampar. "Desa ini ikut terendam banjir akibat luapan air dari Sungai Kampar," sebut Kapolres Kampar, AKBP Eri Apriyono, Kamis (11/2/2016) Siang


Menurut Kapolres, daerah tersebut sudah satu hari terendam oleh banjir akibat tingginya curah hujan di hulu sungai Kampar yang memaksa pihak penggelola PLTA Koto Panjang harus membuka 5 pintu air buangan sekaligus. Kebetulan pula, desa tersebut merupakan desa yang berada persis di pinggir jalan lintas barat sumatera dan memiliki warga yang cukup padat dan peralatan evakuasi hanya ada satu perahu karet. Tak ingin terjadi apa-apa terhadap warga, AKP Reza berinisiatif untuk membantu mengungsikan warga yang ada di daerah tersebut dengan cara mengarungi deras arus tersebut.


“Jadi anggota kita itu mengungsikan mereka (warga desa) ke lokasi yang tidak terdampak oleh banjir. Disana lebih aman dan kering. Kebetulan saat itu ada satu keluarga yang saat dievakuasi dengan perahu karet, ternyata satu orang keluarganya masih tertinggal di dalam rumah.," ulas AKBP Eri Apriyono kepada Topriau.com


Melihat sosok pria yang merupakan lulusan Akademi Kepolisi Tahun 2007 ini,  yang rela berbasah-basahan, memotivasi warga untuk bahu-membahu mengevakuasi warga lainnya terutama dari kalangan wanita dan anak-anak.

"Inilah sosok sederhana AKP Reza yang peduli dan tanpa rasa sungkan menolong masyarakat yang saat itu tengah tertimpa musibah banjir. Selain membantu mengevakuasi warga, beliau juga selalu mengingatkan masyarakat untuk waspada serta terus memberikan support agar warga yang ditimpa musibah banjir ini, tetap semangat dan tetap ceria walau sedang tertimpa musibah banjir.

Tindakan sang heroik ini, disambut masyarakat dengan rasa suka cita, saat Perwira menengah ini bergabung bersama mereka di pemukiman yang terendam banjir, terlihat suasana keakraban antara masyarakat dengan pihak Kepolisian. Meskipun dilanda musibah, namun melihat sosok polisi yang langka ini, membuat duka warga yang ditimpa musibah terobati.

Semoga tindakan yang dilakukan AKP Reza ini, menginspirasi anggota Polri lainnya untuk selalu dekat dan akrab dengan seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kabupaten Kampar. (today)