Rabu, 20 September 2017

Arman Muhammad, Berani Gundul Demi Anak Kanker

TOPRIAU, PEKANBARU-  Tidak semua orang mau mengorban sesuatu yang berharga dalam dirinya, apalagi yang berKaitan dengan mahkota. Namun prinsip ini, tidak berlaku bagi Arman Muhammad, demi memberikan rasa empati terhadap anak anak penderita kanker di Riau, dirinya rela mencukur habis rambutnya alias "gundul bin botak".

Pria jebolan Teknik Sipil Universitas Islam (UII) Yogyakarta ini, merasa terpanggil ketika diberitahu seorang temannya bernama Afdal teman seperjuangannya di masa kuliah, bahwa ada acara aksi "berani gundul" yang digagas oleh Yayasan Kasih Anak Anak Kanker Riau.

Aksi botak massal ini, sebagai bentuk empati terhadap anak anak yang terserang penyakit kanker, agar mereka mendapatkan semangat hidup dan bergairah sebagaimana anak anak normal lainnya.

Meskipun sekilas terlihat "angker" namun pria yang  berprofesi sebagai konsultan ini, ternyata memiliki hati yang lembut. Sikap mulianya yang penuh perhatian terutama terhadap anak anak, menggugurkan pandangan sekilas "angker" terhadap dirinya.

Betapa tidak, meski tinggal di Kota Bangkinang dan acara "berani gundul" digelar di Pekanbaru atau tepatnya di Mal SKA, tidak menyurutkan niatnya untuk ambil bagian dalam acara botak massal tersebut.

"Inilah yang bisa saya lakukan demi  menumbuhkan semangat hidup terhadap penderita kanker terutama anak anak, dan saya rela mengorban sesuatu yang berharga dalam anggota tubuh saya, jelas Arman.

Menurut pria yang nyaris menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar ini, anak anak yang penderita kanker, biasanya dikemoterapi, konsekuensi dari kemo tersebut, gugurnya seluruh rambut yang ada di permukaan kepala. Kondisi in, bisa membuat anak akan minder dan malas bergaul dengan tema seusianya.

"Usia anak merupakan usia labil dan sikap emosionalnya masih rawan, jika melihat banyak orang gundul, setidaknya memberi semangat dan motivasi bahwa mereka tidak sendiri, ternyata masih ada masyarakat yang peduli dan berempati", jelas pria yang pernah mencalonkan sebagai legislatif di Kampar tersebut.

sebagaimana diketahui, Provinsi Riau sendiri merupakan daerah yang rawan dengan penyakit kanker, bahkan penderita kanker anak mengalami peningkatan drastis hingga mencapai 25 persen.

Menurut Dokter Kanker Riau, Elmi Ridar, saat ini saja pasien anak anak yang menderita kanker sudah mencapai 85 orang dan meningkat 25 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Istri dari Ridar Hendri ini, mengatakan, meskipun belum diketahui secara pasti penyebab kanker pada anak ini, namun pola makan merupakan indikasi kuat munculnya penyakit yang membahayakan ini.

Dalam acara "berani gundul" ini,  Puluhan warga di Pekanbaru, Riau, ikut berpartisipasi  mencukur habis rambutnya hingga gundul, Sedikitnya, 30 orang warga Pekanbaru dan di luar Pekanbaru ikut ambil bagian untuk membotakan kepalanya.

Semoga dengan digelarnya acara ini, bisa memberi manfaat terutama bagi anak anak penderita kanker dan semangat hidupnya terus tumbuh layaknya anak normal lainnya. Partisipasi yang dilakukan oleh Arman Muhammad, diharapkan bisa mengispirasi masyarakat lain agar peduli terhadap sesama, meskipun harus mengorbankan sesuatu yang berharga dalam dirinya. Bukankah kata nabi, sebaik baik baik manusia adalah manusia yang bisa memberi manfaat kepada mausia lainnya. (Abmo)