Rabu, 20 September 2017

Fatriani, Si Penyiar Radio Pelalawan Kini Motori Kegiatan Sosial Setiap Jumat

TOPRIAU, Pangkalan Kerinci,-Menjadi Penyiar Radio Membuat sosok penyiar cantik ini banyak di gemari masyarakat. Terlahir dari keluarga sederhana buah hati pasangan KH (alm) Usman dan (alm) Bariah ini, merupakan bungsu dari tiga bersaudara menggeluti dunia penyiaran sejak duduk dibangku sekolah. Menginjak usia remaja dengan bakat dan minat yang tinggi, serta kemanpuan olah vokalnya, Ia coba tularkan kedunia yang sesungguhnya. Sejak saat itu, kira-kira ditahun 2000 menjadi salah satu karyawan pada  station radio swasta di Pekabaru,

Tidak lama di Pekanbaru, Fatriani. sejak tahun 2002 memilih hijrah ke Desa Pangkalan Kerinci. Saat itu,  kendati masih sebuah desa, namun keramaian mengalahkan desa yang sesungguhnya. Kemudian Pangkalan Kerinci melalui Peraturan Derah (Perda) serta melalui Sidang Paripurna Istimewah DPRD, yang  kala itu di ketuai dan dipimpin oleh HM Harris (saat ini beliau menjabat sebagai Bupati Pelalawan untuk kali kedua,red), maka sejak dari itu, Pangkalan Kerinci dijadikan kota administratif serta pusat Pemerintahan Kabupaten Pelalawan dan sekaligus menjadi ibu kota Kabupaten. Denyut pembangunan terasa disana sini, tak terkecuali Radio Kabupaten Pelalawan diawal-awal masih banyak kekurangan disana-sini.

Saat media ini mewawancarai sang penyiar Fatriani, usai on air, menjelang berbuka puasa pada Kamis (16/6) soreh, fatriani yang berwajah kalam tersipu malu menuturkan suka duka menjadi penyiar radio.

"Ya, banyak suka dari dukanya bang, inikan pekerjaan dan juga hobi saya dari masih kecil. Kalau duka ya, waktu banyak habis distudio untuk menyiarkan secara lansung berita-berita daerah, nasional, bahkan kutipan berita luar negeri, dan acara hiburan musik menyapa pendengar, pengemar melalui gelombang radio 96.6 FM dan waktu istirahat sangat sedikit, dan jarang ngumpul dengan kawan sejawat. Namun ini kan hobi saya, saya meras bahagia,"ujarnya. Menurut saya intinya penyiar itu sarana berbuat amal dan kebaikan apalah diwaktu bulan penuh berkah ini.

Disamping Penyiar Radio Fatriani juga sangat familiar dan dikenal cukup luas masyarakat Kabupaten Pelalawan lewat pembawa acara (MC) yang ia lakoni pada setiap undangan atau saat mentas membawakan berbagai kegiatan."Pokonya saya bersyukur,"imbuhnya.

Tak hanya sampai disitu, menurut penuturan Fartiani, dirinya juga sering melakukan kegiatan sosial yang ia motori kalau jam-jam nyiar lagi longgar.

"Ya, setiap Jumat pagi keliling dengan teman-teman seperjuang kemanusiaan, untuk memberi sarapan pagi bagi mereka yang tergolong hidup sederhana, ada dari mereka beprofesi sebagai tukang sapu  jalan dan penjaga pasien rumah sakit umum kelas III atau kelas ekonomi,"jelasnya, berkat keuletan dara Melayu tulen ini. Ia telah tercatat sebagai Pengawai Negeri Sipil (PNS).  (TRAP)