Rabu, 20 September 2017

Ridwan Kamil Tunjukan Rahasia Kebersihan Kota, Kuncinya ada pada Manusianya

TOPRIAU, PEKANBARU-Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan kunci keberhasilan sebuah kota meraih Adipura dan menjadi bersih itu ada pada manusianya.

"Mau secanggih apa mesinnya  dan peraturannya kalau manusianya tidak berubah itu susah," kata Walikota Bandung Ridwan Kamil, di Pekanbaru Jumat (22/7/16).

Kang Emil  mengakui dulu dirinya saat awal menjadi walikota juga mengalami hal yang sama seperti yang dialami Pekanbaru saat ini dimana mendapati tingkat kepedulian masyarakatnya untuk menjaga kebersihan kurang. Sehingga sampah berserakan dimana-mana.

Menurut dia masyarakat Bandung dulu bahkan membuang sampah ke sungai. Namun ia tidak putus asa terus berupaya mengedukasi.

"Dulu ada kasur dan lemari dibuang di sungai," kata dia menerangkan dengan logat sunda,
Menurut dia yang paling utama untuk menyelesaikan masalah sampah adalah merubah pola pikir dan kesadaran masyarakat untuk ikut bertanggungjawab menjaga kebersihan.

"Saya saja dulu sampai ada gerebek hansip namanya, subuh-subuh yang buang sampah di foto lalu ditempel di jalan mereka malu.’’ Ujarnya bercerita.

Dengan demikian masyarakat Bandung kini sudah sadar dan peduli terhadap lingkungan sehingga mampu kembali meraih Adipura dua kali berturut setelah 17 tahun lalu tidak.

Artinya pekanbaru juga sama kalau manusianya memahami. Untuk kasus Kota Pekanbaru ia menyarankan Walikota Firdaus tidak usah bosan mengkampanyekan kepada masyarakat.

Walikota Pekanbaru Firdaus saat dikonfirmasi mengakui bahwa untuk merubah mindset masyarakat Pekanbaru perlu selalu dilakukan sosialisasi terus menerus.

Menurut Firdaus saat ini pihaknya sudah melakukan upaya untuk menata pengelolaan sampah agar lebih baik. Caranya ada dua, lewat perubahan pengalihan pengelolaan retribusi sampah dari kecamatan ke DKP.

"Terhitung 1 Agustus besok retribusi sampah dikutip oleh LKM-RW berkoordinasi dengan DKP," tegasnya.

Dengan penataan retribusi ini ia yakin bahwa kedepan penataan sampah akan membaik.
"Sekarang kita bisa lihat sudah mulai sampah sudah mulai berkurang," tegasnya. (TR/HMS)