Rabu, 20 September 2017

Inspirasi dari Kedai Kopi, Fadil Sulap Limbah Kelapa Jadi Souvenir dan Hiasan

TOPRIAU, BENGKALIS — Awalnya ide ini muncul dari kedai kopi. Fadil bersama rekannya tak menyangka ide kerajinan tangan dari limbah kelapa menjadi souvenir dan hiasan ruangan ini bisa terwujud. Walau bermodal pas-pasan, dengan dibantu oleh rekan-rekan dan saudaranya. Fadil bisa memasarkan souvenir dan hiasan ini ke masyarakat umum.

Sebagaimana dilansir Posmetro Mandau, Selasa (7/2) Fadil mengatakan, kerajinan tangan dari limbah kelapa ini dibuat melalui alat yang sederhana, namun bisa memberikan keinginan sesuai dengan pemesannya. Usaha kerajinan yang digelutinya terbilang baru di Bengkalis, dari Desa Simpang Ayam, usaha ini bisa dipasarkan di wilayah Kabupaten Bengkalis dan luar Bengkalis sekalipun.

“Usaha home industri ini masih baru, tapi sudah mulai merambah di pasaran Bengkalis. Dalam waktu dekat ini kita ada pesanan sebanyak 50 unit, untuk lampu hiasan ruangan berbahan batok kelapa. Insya Allah, jika lancar produksinya, maka bisa dipasarkan di toko atau pusat perbelanjaan souvenir,”kata Fadil yang aktif di organisasi pemuda di Bengkalis ini.

Menurutnya, untuk tahap awal ini. Berbagai desain souvenir limbah kelapa bisa diciptakannya, sesuai dengan permintaan pemesan atau calon pembeli. Bisa dalam bentuk lampu hias, kemudian Piala, dan juga souvenir-souvenir gantungan kunci, dan lain sebagainya. Souvenir ini bisa dimiliki dengan harga antara Rp 50 ribu sampai dengan Rp 200 ribu per unit.

Melalui pemanfaatan batok kelapa ini, sambung Fadil, tentunya misi home industri yang ramah lingkungan, serta memanfaatkan limbah kelapa dan menjadikannya barang berharga atau uang. Usaha ini masih belum berkembang, karena masih butuh dukungan dari para pihak. Paling tidak dalam hal ketersediaan bahan baku, dan biaya peralatan.

“Masih tahap awal, masih perlu saran dan masukannya. Usaha ini sekarang kami hidupkan di Desa Simpang Ayam, jika berkenan rekan-rekan media bisa datang ke lokasi home industri kami yang digandrungi para anak muda yang baru saja selesai menamatkan kuliah,”terangnya.(TR/MXH)