Rabu, 20 September 2017

Nenek 85 Tahun ini Harus Banting Tulang Demi menghidupi keluarga

TOPRIAU, PEKANBARU -  Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru baru baru baru ini, mendatangi rumah kediaman Nenek Nona yang beralamat di Jl. Temu Kasih RT 01 RW 01 Kel. Industri Tenayan Kec. Tenayan Raya Pekanbaru.

Tim Jumat Barokah ini terdiri dari Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol.  Susanto,  S.I.K.,  S.H.,  M.H yang diwakilkan oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP.  Edy Sumardi,  S.I.K,  Kasat Binmas Polresta Pekanbaru AKP.  Sunarti, Kasubag Humas Polresta Pekanbaru IPDA Dodi Vivino,  Bhabinkamtibmas Kel. Sail AIPDA. Indra Gunawan serta ibu ibu Polwan Polresta Pekanbaru.

Alasan tim mendatangi rumah Nenek Nona ini dikarenakan Nenek berusia 85 tahun ini harus banting tulang untuk menghidupi keluarganya terlebih kini anaknya bernama Hermansyah (65) sudah tiga tahun menderita penyakit tumor di dada kiri dan ketiak kirinya.

Nenek Nona yang memiliki keahlian sebagai tulang urut ini memiliki tanggungan 3 orang anak, 21 cucu dan sembilan cicit.

"Anak saya yang ketiga, sudah tiga tahun sakit dan kondisinya semakin hari semakin menurun,  sebab di dada kiri dan ketiak kirinya berlubang dan harus keluar masuk rumah sakit" terang Nek Nona.

Dari pantauan awak media, diketahui bahwa awalnya di dada Hermansyah ada tonjolan seperti bisul, namun setelah dipotong luka nya malah semakin melebar dan menganga.

"Kami memperoleh informasi tentang bagaimana Nek Nona harus menghidupi keluarga dengan segala keterbatasannya,  makanya kami putuskan hari ini untuk datang memberikan bantuan kepada Nek NONA dan keluarganya lewat kegiatan Jumat Barokah ini" terang Wakapolresta Pekanbaru.

Senada dengan hal tersebut, Arjuman selaku ketua RT 01 RW 01 Kel. Industri Tenayan Kec. Tenayan Raya Pekanbaru mengapresiasi kegiatan Jumat Barokah ini,  sebab selama ini belum ada satupun pihak yang datang untuk meringankan beban Nek Nona dan keluarganya dan berharap kedepannya ada pihak yang mau membiayai pengobatan anak Nek Nona hingga sembuh, tutup nya. (TR/MCR)